Berita Terkini

Pernyataan Kaleb V.B Woisiri Menuai Kecaman Keras Dari Sejumlah Aktivis SP2AK

Jayapura, MA-News. Peringatan Hari Anti Korupsi yang jatuh pada 9 Desember 2019, diperingati oleh sejumlah aktivis muda yang menamakan dirinya Solidaritas Pemuda Papua Anti Korupsi (SP2AK) dengan melakukan aksi di depan kantor Kejaksaan Tinggi Papua serta bertatap muka bersama Kajati Papua Nikolaus Kondomo.

Dalam pertemuan bersama Kajati Papua sempat mengungkap sejumlah kasus yang masih dalam tahapan penyelidikan meliputi dugaan gratifikasi senilai Rp. 19 Milyar yang melilit Bupati Waropen Yermias Bisai. Kasus korupsi dana uang pengganti di Kabupaten Waropen. Pada pertemuan tersebut pula Kaleb V.B Woisiri melalui pernyataan pribadinya kepada Kajati Papua, meminta agar segera menghentikan kasus penyelidikan terhadap Bupati Waropen.

pernyataan tersebut mendapat kecaman keras dari Rando Rudamaga sebagai kordinator aksi SP2AK sekaligus selaku Sekjend Forum Masirei. Melalui komunikasi via Whatsapp kepada MA-News, dirinya menuturkan bahwa pernyataan Sdr. Kaleb Woisiri adalah pernyataan sepihak dan tidak mewakili aspirasi SP2AK. “Pernyataan Sdr. Kaleb Woisiri adalah pernyataan secara pribadi dan bukan aspirasi kami forum”. ujar Rando.

Rando menyesalkan pernyataan yang dikeluarkan Kaleb Woisiri dalam pertemuan bersama Kajati Papua dan dirinya berharap Kajati Papua bersama seluruh penegak hukum lainnya tetap melakukan tugas penyelidikan guna menguak kasus korupsi yang melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Waropen ini. “Saya sangat menyesal sekali dengan pernyataan yang dikeluarkan oleh Kaleb Woisiri dalam pertemuan tersebut. tapi saya berharap Kajati Papua tetap melaksanakan proses penyelidikan kasus korupsi yang melibatkan Bupati Waropen” Tutup Rando. (Red)

Facebook Comments

Trending

To Top